What a difference a sad event in someone's life makes.
* The paradox of our time in history is that we have taller buildings but shorter tempers, wider Freeways, but narrower viewpoints.
1. Paradoks dalam zaman kini adalah bahawa kita memiliki bangunan yang lebih tinggi tetapi kesabaran yang rendah, jalinan jalanraya yang lebih lebar tetapi sudut pandang yang lebih sempit.
* We spend more, but have less; we buy more, but enjoy less.
2. Kita berbelanja lebih banyak, tetapi jarang memiliki; kita membeli lebih banyak, tetapi jarang menikmati.
* We have bigger houses and smaller families, more conveniences, but less time.
3. Kita memiliki rumah yang lebih besar dan keluarga yang lebih kecil, lebih nyaman, tetapi waktu yang lebih sedikit.
* We have more degrees but less sense; more knowledge, but less judgment; more experts, yet more problems; more medicine, but less wellness.
4. Kita memiliki lebih banyak gelaran, tetapi kurang logika; lebih banyak pengetahuan, tetapi kurang penilaian; lebih banyak ahli, tetapi lebih banyak masalah; lebih banyak ubat-ubatan, tetapi kurang kesehatan.
* We drink too much, smoke too much, spend too recklessly, laugh too little, drive too fast, get too angry, stay up too late, get up too tired, read too little, watch TV too much , and pray too seldom.
5. Kita minum dan merokok terlalu banyak, meluangkan waktu dengan terlalu menyimpang, ketawa terlalu sedikit, memandu terlalu laju, marah terlalu berlebihan, tidur terlalu lewat, bangun terlalu letih, membaca terlalu sedikit, menonton TV terlalu banyak, dan berdoa terlalu jarang.
* We have multiplied our possessions, but reduced our values.
6. Kita telah melipatgandakan kepunyaan kita, tetapi mengurangkan nilai-nilai kita.
* We talk too much, love too seldom, and hate too often. We've learned how to make a living, but not a life.
7. Kita terlalu banyak berbicara, terlalu jarang mencintai, dan terlalu sering membenci. Kita telah belajar bagaimana mencari wang, tetapi bukan kehidupan.
* We've added years to life not life to years.
8. Kita telah menambah tahun-tahun dalam hidup kita, tetapi bukan kehidupan dalam tahun-tahun tersebut.
* We've been all the way to the moon and back, but have trouble crossing the street to meet a new neighbor.
9. Kita telah mencapai bulan, tetapi memiliki masalah dalam menyeberang jalan dan menemui kenalan baru.
* We conquered outer space but not inner space.
10. Kita telah menjelajah luar angkasa, tetapi bukan dalam diri kita.
* We've done larger things, but not better things.
11. Kita telah melakukan banyak perkara besar, tetapi bukan perkara yang lebih baik.
* We've cleaned up the air, but polluted the soul.
12. Kita telah membersihkan udara, tetapi mengotori sang jiwa.
* We've conquered the atom, but not our prejudice.
13. Kita telah menguasai atom, tetapi bukan rasa diskriminasi.
* We write more, but learn less. We plan more, but accomplish less.
14. Kita menulis lebih banyak, tetapi mempelajari lebih sedikit. Kita merancang lebih banyak, tetapi mencapai lebih sedikit.
* We've learned to rush, but not to wait. We build more computers to hold more information, to produce more copies than ever, but we communicate less and less.
15. Kita telah belajar untuk terburu-buru,bukan menunggu. Kita menghasilkan lebih banyak komputer untuk menampung lebih banyak informasi, menghasilkan fotocopy yang lebih banyak, tetapi kita semakin kurang berkomunikasi .
* These are the times of fast foods and slow digestion, big men and small character, steep profits and shallow relationships.
16. Ini adalah zaman dimana makanan siap saji tetapi lambat cerna, orang besar dengan karakter yang rendah, keuntungan yang tinggi dan hubungan yang renggang.
* These are the days of two incomes but more divorce, fancier houses, but broken homes.
17. Ini adalah zaman dimana ada dua pendapatan tetapi lebih banyak perceraian, rumah yang lebih mewah tetapi keluarga yang punah.
* These are days of quick trips, disposable diapers, throwaway morality, one night stands, overweight bodies, and pills that do everything from cheer, to quiet, to kill.
18. Ini adalah zaman dimana perjalanan sesingkat-singkat mungkin,pakai dan buang, moral yang mudah dibuang, hubungan satu malam, berat badan berlebihan, dan pil-pil yang melakukan segalanya dari menceriakan, menenangkan, sampai membunuh.
* It is a time when there is much in the showroom window and nothing in the stockroom. A time when technology can bring this letter to you, and a time when you can choose either to share this insight, or to just hit “delete”...
19. Ini adalah zaman dimana banyak barang di showroom tanpa stok. Zaman dimana teknologi dapat menyampaikan surat ini kepada Anda, dan zaman dimana Anda dapat memilih apakah Anda akan berkongsi renungan ini, atau hanya tekan “hapus”…
* Remember, spend some time with your loved ones, because they are not going to be around forever.
20. Ingatlah, luangkan lebih banyak waktu dengan orang yang Anda kasihi, karana mereka tidak akan ada selamanya.
* Remember, say a kind word to someone who looks up to you in awe, because that little person soon will grow up and leave your side.
21. Ingatlah, ucapkan kata yang baik kepada orang yang memandang Anda dengan ketakutan, karena si kecil tersebut akan segera tumbuhbesar dan meninggalkan Anda.
* Remember, to give a warm hug to the one next to you, because that is the only treasure you can give with your heart and it doesn't cost a cent.
22. Ingatlah, berilah semangat kepada orang di sisi Anda, karena itulah satu-satunya harta yang dapat Anda berikan dengan hati dan tidak berbayar.
* Remember, to say, "I love you" to your partner and your loved ones, but most of all mean it. A kiss and an embrace will mend hurt when it comes from deep inside of you.
23. Ingatlah, katakan “saya menyayangimu” kepada pasangan Anda dan orang yang Anda kasihi, tetapi dengan penuh makna. Ciuman dan pelukan akan memperbaiki luka ketika dilakukan dari lubuk hati yang paling dalam.
* Remember, to hold hands and cherish the moment for someday that person will not be there again.
24. Ingatlah, berpeganglah tangan dan nikmati saat itu karena suatu hari orang tersebut tidak akan ada lagi.
* Give time to love, give time to speak! And give time to share the precious thoughts in your mind.
25. Peruntuklah waktu untuk mencintai, berikan waktu untuk berbicara! Dan berikan waktu untuk berkongsi buah fikiran yang berharga di benak Anda.
* AND ALWAYS REMEMBER:
Life is not measured by the number of breaths we take, but by the moments that take our breath away.
source:
A wonderful message by George Carlin
Secebis Ulasan: Setiap Muslim mesti merasakan Rasulullah S.A.W amat dekat dihati sehingga segala pesanan baginda melalui sahabat-sahabat baginda dan ulama-ulama. Ianya akan lebih jauh terkesan dalam jiwa anda untuk mengharungi kehidupan sebagai seorang muslim yang sebenar. bukan sekadar nama, baka atau keturunan.
